Penjelasan Rukun – Rukun Shalat Wajib di Ajaran Islam

Rukun Shalat Fardhu – Shalat Wajib Lima Waktu merupakan salah satu Rukun Islam Kedua yg wajib ditunaikan oleh setiap Muslim baik Laki – Laki maupun Perempuan yg sudah memasuki Syarat Wajib Shalat dan Syarat Sah Mengerjakan Sholat Fardhu setiap harinya karena untuk Hukum Melaksanakan Sholat Wajib adalah Fardhu Ain atau harus dilakukan oleh setiap Muslim diseluruh dunia karena akan mendapatkan Keutamaan Mengerjakan Sholat Wajib dan akan memperoleh Pahala yang banyak bagi tiap tiap muslim yg melaksanakan Sholat Fardhu Lima Waktu setiap hari, namun akan mendapatkan Dosa Besar bagi tiap – tiap Muslim yang meninggalkan dan tidak mengerjakan Sholat Wajib Lima Waktu seperti Shalat Subuh, Shalat Dhuhur, Shalat Asar, Shalat Maghrib dan Shalat Isya setiap harinya karena sekali lagi Hukum Shalat Fardhu atau Wajib adalah Fardhu Ain.

rukun shalat

Adapun untuk menguatkan bahwa Hukum Mengerjakan Shalat Fardhu atau Wajib Lima Waktu itu Wajib dan Harus dilaksanakan karena sudah banyak dijelaskan oleh Surat – Surat didalam Al Qur’an tentang perintah langsung dari Alloh Swt untuk mengerjakan Sholat bagi tiap – tiap Muslim dan salah satunya yg berbunyi, ” dan dirinkanlah (kerjakan) Sholat dan Membayar Zakat dan tunduklah atau ber ruku bersama – sama orang2 yg pd ruku (QS. Al Baqarah, Ayat : 43) ”. Lalu Nabi Muhammad Saw juga tlah memerintahkan bagi para hambanya (Umat Muslim) untuk mengajarkan kpd Anak – Anaknya untuk mengerjakan Sholat Fardhu dari dini seperti tlah dijelaskan oleh Hadist Shahih dari Abu Dawud yg berbunyi, ” Perintahlah anak2mu untuk mengerjakan Sholat saat usia mereka memasuki 7 (Tujuh) Tahun dan pukullah saat ia tidak mau mengerjakan Sholat saat memasuki usia 10 tahun (HR. Abu Dawud) ”.

Pengertian dan Macam Rukun Shalat Wajib di Ajaran Islam

Kemudian untuk Pengertian Rukun Shalat Wajib didalam Ajaran Islam ialah Ketentuan atau Syarat yg harus dipenuhi atau dilakukan oleh tiap – tiap Muslim dlm melakukan atau melaksanakan Sholat Wajib Lima Waktu sehingga jika ketentuan didalam Rukun Melakukan Shalat tidak dipenuhi atau tidak dilaksanakan saat mengerjakan Sholat maka Sholat Fardhu Lima Waktu yang dikerjakan oleh kalian tersebut tak akan sah atau Mubah dan kalian harus mengulangi Sholat Wajib tersebut dari awal karena jika tidak maka kalian belum melakukan apa yang sudah menjadi kewajiban anda sebagai seorang Muslim yaitu mengerjakan Sholat Fardhu sehingga sangat penting sekali bagi kalian untuk mengetahui dan mempelajari tentang Rukun – Rukun di dalam Shalat agar Sholat Wajib maupun Sholat Sunnah yg dikerjakan dapat Sah dan tidak Mubah.

Perkara Rukun Shalat di Ajaran Islam

Untuk Perihal Rukun Melaksanakan Shalat yang pertama adalah Niat dan Niat ini datangnya dari Hati atau didalam Hati dan sebagai contoh jika kalian akan mengerjakan Sholat Wajib Dzuhur Empat Raka’at maka kalian harus mempunyai niat didalam hati untuk mengerjakan Sholat Dzuhur tersebut karena Alloh Ta’alaa dan Niat juga boleh diucapkan secara lisan dengan lemah lembut atau tidak secara keras – keras. Lalu Yang Kedua adalah Berdiri Tegak Bila Mampu dan dalam hal tlah dijelaskan oleh Nabi Muhammad Saw dlm Sabdanya, ” Sholat lah kalian dlm keadaan Berdiri dan jika tidak mampu berdiri maka lakukan dlm keadaan duduk dan jika tidak mampu dengan duduk maka kerjakanlah Sholat itu dengan tidur menyamping (HR. Bukhari) ”.

Rukun Menunaikan Shalat Fardhu yang Ketiga ialah melakukan Gerakan Shalat Takbiratul Ikhram yang dibarengi dengan mengucapkan Takbir (Allohu akbar) dan bacaan takbir tersebut tidak bisa digantikan dengan ucapan atau kalimat yg lain meskipun artian atau maknanya sama. Yang Ke Empat ialah membaca Surat Al Fatihah disetiap Raka’at dan sebagai contoh jika kalian mengerjakan Sholat Dzuhur Empat Rakaat maka disetiap Rakaat tersebut harus membaca Surat Al Fatihah, Nabi Muhammad Saw telah bersabda bahwa ” Tidak ada Sholat yang sah bagi tiap Muslim yg tidak membaca Surat Al Fatihah (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim) ”. Yang Kelima ialah Melakukan Gerakan Ruku secara Tuma’ninah atau melakukan Gerakan Ruku secara tenang dan khusyu.

Lalu Rukun Mengerjakan Shalat Fardhu yang ke Enam yaitu melakukan Gerakan Sholat I’tidal (Gerakan Shalat setelah Ruku) dengan Tuma’ninah atau melakukan Gerakan I’tidal secara tenang dan khusyu. Rukun Sholat Fardhu dan Sunnah Yang Ketujuh melakuan Gerakan Sholat Sujud (Gerakan Sholat Setelah I’tidal) secara Tuma’ninah (Tenang dan Khusyu) dan untuk Gerakan Sujud didalam Shalat ini dibagi dua yg antara lain Gerakan Shalat Sujud Pertama dilakukan setelah Gerakan Shalat I’tidal dan Gerakan Shalat Sujud Kedua yang dilakukan setelah Gerakan Shalat Duduk Diantara Dua Sujud. Lalu didalam Hal – Hal Rukun Shalat Fardhu yang kedelapan ialah melakukan Gerakan Duduk diantara Dua Sujud (Setelah Gerakan Sujud Pertama dan Sebelum Gerakan Sholat Sujud Kedua) secara Tuma’ninah atau secara tenang dan Khusyu.

Sedangkan untuk Rukun Shalat yang Ke Sembilan adalah melakukan Gerakan Sholat Tasyahud Akhir (Tahiyat Akhir) dan membaca Tasyahud Akhir yang dilakukan secara Tumani’nah atau secara tenang dan khusyu, Nabi Muhammad Saw bersabda bahwa ” Jika salah seorang Muslim duduk (Tasyahud) didlm Sholatnya maka ucapkanlah At Tahiyatu Lillah (HR. Bukhari dan Muslim) ”. Yang Kesepuluh ialah membaca Sholawat Nabi Muhammad Saw didalam Gerakan Tasyahud Akhir (Tahiyat Akhir) dan Yang Kesebelas ialah melakukan Gerakan Sholat Salam Kanan dan Salam Kiri saat Raka’at Terakhir dalam Sholat tersebut. Lalu Rukun Rukun Mengerjakan Sholat Fardhu dan Sholat Sunnah seperti Sholat Sunnah Tahajud dan Sholat Sunnah lainnya yang Ke Dua Belas atau Terakhir ialah melakukan Rukun – Rukun tersebut secara berurutan atau tertib.

Penjelasan Rukun – Rukun Shalat Wajib di Ajaran Islam | muhammad sakti | 4.5